Sabtu, 26 Oktober 2013


Iguana adalah hewan herbivora.
Ini berarti iguana tidak makan daging melainkan tumbuhan. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa iguana adalah omnivora.
Ini berarti iguana tidak boleh diberi makan produk hewani karena sistem pencernaan mereka tidak dirancang untuk itu.
Saat diberi produk hewani, protein yang terkandung didalamnya akan diubah menjadi asam urat. Ini dapat berbahaya buat iguana.
Asam urat akan berubah menjadi gout yang pada akhirnya dapat menyebabkan komplikasi bahkan kegagalan ginjal.
Ini tentu saja akan memperpendek umur iguana. Jadi pastikan hanya memberi makan iguana berupa tumbuh-tumbuhan atau sayuran.
Iguana umumnya hidup di daerah beriklim tropis. Itu sebab, iguana tidak ditemukan di daerah dengan iklim yang dingin.
Iguana dapat tumbuh hingga mencapai panjang satu meter atau lebih setelah tiga hingga empat tahun.
Iguana jantan dicirikan dengan adanya kantong besar lemak di bagian belakang kepala.
Rahang iguana jantan juga berukuran besar dan memiliki pori-pori femoralis besar di bawah paha.
Sedang iguana betina dicirikan dengan ukuran kepala yang lebih kecil. Iguana betina juga tidak memiliki kantong besar lemak pada kepala. Selain itu, pori-pori femoralis betina berukuran kecil.
Saat musim kawin, duri pada punggung iguana jantan umumnya lebih tegak serta kepala sering digerakkan seperti mengangguk-angguk.
Iguana jantan menjadi lebih agresif selama musim kawin. Mereka juga cenderung menghindar ketika didekati.
Saat musim kawin, iguana betina akan menggali lubang di daerah yang menerima banyak sinar matahari untuk bertelur di sana.
Si betina kemudian menutupi telur dan meninggalkan untuk menetas dengan sendirinya. Semua telur umumnya akan menetas secara bersamaan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar