Iguana
adalah hewan herbivora.
Ini berarti iguana tidak makan daging melainkan tumbuhan. Namun,
beberapa sumber menyebutkan bahwa iguana adalah omnivora.
Ini berarti iguana tidak boleh diberi makan produk hewani karena
sistem pencernaan mereka tidak dirancang untuk itu.
Saat diberi produk hewani, protein yang terkandung didalamnya
akan diubah menjadi asam urat. Ini dapat berbahaya buat iguana.
Asam urat akan berubah menjadi gout yang pada akhirnya dapat
menyebabkan komplikasi bahkan kegagalan ginjal.
Ini tentu saja akan memperpendek umur iguana. Jadi pastikan
hanya memberi makan iguana berupa tumbuh-tumbuhan atau sayuran.
Iguana umumnya hidup di
daerah beriklim tropis. Itu sebab, iguana tidak ditemukan di daerah dengan
iklim yang dingin.
Iguana dapat tumbuh hingga
mencapai panjang satu meter atau lebih setelah tiga hingga empat tahun.
Iguana jantan dicirikan dengan
adanya kantong besar lemak di bagian belakang kepala.
Rahang iguana jantan juga berukuran besar dan memiliki pori-pori
femoralis besar di bawah paha.
Sedang iguana betina dicirikan dengan ukuran kepala yang lebih
kecil. Iguana betina juga tidak memiliki kantong besar lemak pada kepala.
Selain itu, pori-pori femoralis betina berukuran kecil.
Saat musim kawin, duri pada punggung iguana jantan umumnya lebih
tegak serta kepala sering digerakkan seperti mengangguk-angguk.
Iguana jantan menjadi lebih agresif selama musim kawin. Mereka
juga cenderung menghindar ketika didekati.
Saat musim kawin, iguana betina akan menggali lubang di daerah
yang menerima banyak sinar matahari untuk bertelur di sana.
Si betina kemudian menutupi telur dan meninggalkan untuk menetas
dengan sendirinya. Semua telur umumnya akan menetas secara bersamaan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar