Selasa, 03 November 2009



Beternak Hewan Peliharaan Dari Hobbi Menjadi Bisnis
Sebagai konsulatan peternakan : Raden Ibnu Prasetya Utomo


Apabila hewan peliharaan kita telah berkembang baik dan terawat, kita dapat memanfaatkan menjadi bisnis kecil-kecilan untuk bisnis keluarga, dan seumpama terus berkembang kita dapat membuka bisnis baru, misalnya menjual dagingnya, menjual telurnya, menjual kulitnya dan lain-lain. Membuka kemungkinan membuka bisnis penunjang lainnya misalnya membuka rumah makan dari daging yang di pasok dari peternakan kita sendiri.


Dengan semakin berkembangnya peternakan kita maka perlu lahan khusus dalam pemeliharaannya. Boleh kita mencari lahan yang tidak terlalu luas namun dapat mengembangkan peternakan kita.


Usahakan lahan tetap terjaga kebersihannya, misalnya kandang yang bersih dengan parit kecil yang cukup kedalamannya yang mengelilingi kandang, lahan lebih untuk teknik umbaran atau melepas hewan peliharaan di tanah di lahan terbuka diluar kandang tertutup, rumput jepang yang lebat dan rata di lahan umbaran, sekeliling lahan umbaran dan kandang tertutup, di pagar dengan kawat halus mencegah hewan lepas dan mengganggu lingkungan sekitarnya, gunakan batuan kali yang biasa dipergunakan taman sebagai batuan hias disekitar parit untuk membantu peresapan air.


Kandang tertutup sekedar tempat untuk menghindari dari hujan dan tempat untuk berkembang biak.

Desain Kandang Sesuai Kebutuhan dan Keadaan Lingkungan Sekitar


Yang tak kalah penting dalam beternak adalah posisi kandang dan bentuk kandang. Sebaiknya kita membangun kandang ayam agak jauh dari rumah hunian kita, namun tetap mudah kita awasi dan kita kontrol setiap hari.


Apabila kita memilih kandang panggung maka kita harus membangun saluran pembuangannya selancar mungkin dan disekeliling kandang ada saluran atau parit kecil yang cukup dalam.


Apabila kita memilih kandang yang rendah maka lantai dibawah kandang tetap tanah agar meresapan kotorannya sangat mudah namun tetap dibuat parit yang dalam agar tidak terjadi genangan di atas tanah.


Setiap hari kita harus membersihkan kandang dengan air yang mengalir menggunaka selang panjang, jangan lupa semprotkan disinfektan atau pemutih yang diencerkan.


Pencahayaan matahari yang baik agar kandang tidak lembab dan basah, sehingga hewan ternak kita tidak mudah sakit.


Buat kandang khusus untuk hewan yang akan bertelur atau beranak, dan kandang khusus untuk anak-anak hewan yang masih kecil agar induk hewan dapat berinteraksi sebaik mungkin dengan anak-anaknya.


Perlakukan hewan ternak kita sebaik mungkin, sebab mereka juga makhluk hidup yang diciptakan tuhan agar bermanfaat untuk manusia.

Pemilihan Pakan Ternak


Pemilihan pakan ternak seharusnya tidak menyusahkan kita sebagai pemula beternak yang diawali dari suatu hobbi, maka sebelum beternak kita bicarakan sebaik-baiknya oleh pihak keluarga. Pakan ternak seharusnya dapat ditemukan setidak-tidaknya di supermarket atau pasar rakyat tempat kita berbelanja sehari-hari, atau kita bertanya pada saat pembelian hewan ternak makanan apa yang termudah tapi tetap membuat ternak berkembang baik dan sehat.


Misalnya apabila kita ingin beternak ayam kampung maka kita dapat membeli jagung halus atau biasa di pasar rakyat disebut jagung beras, bisa sedikit dicampurkan dedak dan pelet, makanan diatas membuat kotoran ayam padat tidak basah dan mudah dibersihkan.


Misalnya kita beternak kelinci maka kita bisa memberinya sayuran seperti sawi hijau, wortel, dan sedikit pelet sesuai aturan, bahan tersebut juga mudah didapat di pasar rakyat dan super market.


Jangan lupa kita harus menambahkan vitamin setiap minggu dalam minumannya atau vaksin untuk mencegah hewan peliharaan kita sakit.


Awali Bertenak dengan Hobbi




Apabila kita hendak beternak maka yakinkan pada diri kita bahwa kita menyenangi hewan yang akan kita kembang biakan, yakinkan pula bahwa kita akan menyenangi hewan tersebut sehingga ternak tersebut bukan suatu beban namun sebaliknya membuat kita senang dan rileks.


Sayangilah ternak tersebut seperti anak kecil, membersihkan kotorannya, membersihkan tempat tinggalnya, memberi makanan yang cukup, dan kesehatan yang terjamin.


Kita juga dapat meyakinkan pihak keluarga untuk turut mendukung kesenangan kita atau hobbi kita menjadi sesuatu yang bermanfaat.


Kita juga dapat melatih anak kita menjadi pribadi yang menyayangi makhluk hidup dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, melalui mengikut sertakan anak kita dalam pemeliharaan hewan ternak kita.


Pilihlah hewan ternak yang bersahabat dengan anak kecil dan sedikit menyebabkan alergi.


Kita atur sedemikian rupa letak kandang dan rumah, agar tidak mengganggu aroma kotoran disekeliling rumah atau mengganggu tetangga.


Kita atur pula selokan untuk membuang kotoran ternak, saluran airnya yang mengalir baik, atau buat sumur-sumur di tanah untuk menimbun kotorannya apabila hendak diproses lebih lanjut menjadi pupuk kandang.
Kotoran ternak, dapat dijadikan pupuk kandang agar tidak membuat sekitar kita menjadi berbau busuk, campuran pupuk kandang adalah karbon yang didapatkan dari abu kayu bakar dan serutan gergaji halus, gali tanah tidak terlalu dalam, masukkan campuran bahan-bahan pupuk : kotoran ayam, abu gosok, serutan gergaji, tutupi campuran tadi dengan plastik, biarkan disinari matahari, kalau terlalu kering bisa disiram air, kita biarkan selama satu bulan. Pupuk kandang yang sudah jadi berwarna gelap, dingin, kering, tidak lengket di tangan, tidak menyisakan air pada tangan saat digenggam, dan tidak lagi berbau menyengat atau berbau tanah.