Jumat, 30 April 2010



MEMELIHARA HAMSTER

Kandang

Kandang jeruji besi yang berukuran 25x30x40 cm, tidak boleh lebih kecil dari ukuran tersebut, diberikan pula mainan hamster berupa roda putar dari plastic dan mainan kayu untuk mengerat, kotak plastik mandi pasir sebagai wc untuk hamster, serutan kayu dilantai kandang yang diganti setiap 3-4 hari agar hangat dan kering, tempat makan, dan tempat minum yang menetes bila ditekan sendiri oleh hamster agar airnya tidak tumpah disaat hamster bermain, tidak disarankan mengalasi hamster dengan kertas Koran karena hamster hewan mengerat tinta koran dapat meracuni hamster.
Kandang alternative, berupa kandang dari kaca yang dipergunakan pada hamster yang bunting, diatas kandang kaca ditutup kawat kotak-kotak sedang, karena hamster pandai memanjat.

Makanan

Hamster adalah hewan omnivore, makanan yang baik bagi hamster adalah biji-bijian, kacang-kacangan, pellet, buah dan sayur merupakan makanan selingan hanya boleh diberikan 2x seminggu agar hamster tidak mengalami gangguan pencernakan menyebabkan feses berbau dan kandang menjadi basah, beberapa buah : apel, anggur, melon, pisang, beberapa sayuran : wortel, mentimun,ubi merah, tomat, selada, jagung.
Makanan yang dilarang hamster adalah : makanan kelinci karena hamster lebih tinggi memerlukan protein dibandingkan kelinci sehingga dapat mengganggu pencernaannya, juga makanan kelinci mengandung anti-coccidiosis yang berbahaya bagi binatang lainnya kecuali kelinci. Makanan berbumbu, segala jenis jeruk, makanan permen dan coklat.
Membuat makanan sendiri hamster : wortel diparut halus bisa diganti pir atau apel, pisang dilembutkan, madu, tepung, dicampur jadi satu kemudian di oven selama 30 menit, disajikan bersama dengan makanan sehari-hari berupa biji-bijian kering. Salad hamster : tahu, brokoli, biscuit buatan sendiri seperti diatas, karena protein tinggi maka baik untuk hamster yang bunting dan menyusui, untuk anak hamster diberikan setelah berusia 5 hari.

Menjaga kesehatan hamster

Salesma, jangan mendekati hamster bila sedang flu akan menular, berikan susu dan madu pada minuman hamster, tebalkan lapisan serutan kayunya agar hamster lebih merasakan hangat.
Diare, diare bisa disebabkan jamur : disarankan mengganti serutan kayu sesering mungkin agar tidak ditumbuhi jamur, bawa kedokter hewan agar pemberian obat antibiotic (baytril) dan anti jamur (griseofulvin) sesuai aturan, diare disebabkan bakteri (wet tail) : bawa kedokter hewan agar dosis pemberian obat diare (kaopectate) dan anti biotiknya sesuai takaran, suapi hamster dengan pipet karena hamster akan susah makan.
Jamur dan kutu pada kulit hamster, menyemprotkan hamster dengan anti kutu setiap bulannya, menjaga kebersihan kandang, jangan menggunakan serutan kayu dari kayu cedar dan pinus, tambahkan vitamin E setiap dua hari sekali didalam minuman hamster.
Disarankan jangan mengawin silangkan hamster karena akan berakibat hamster akan mudah terserang penyakit diabetes, gagal ginjal, glokoma, kanker, obesitas.